Laporan Utama
Kenang Peristiwa 10 Nopember 1945
Dari Surabaya untuk Indonesia
Peristiwa 10 November
1945 di Surabaya memang
patut dikenang,
karena pada pertempuran tersebut
segenap komponen bangsa
bersatu padu melawan penjajahan
kolonial Belanda yang ingin
kembali menguasai Bangsa Indonesia.
Mengenang peristiwa pertempuran
tersebut Pemerintah Kota
(Pemkot) Surabaya, Selasa
(10/11) pagi menggelar upacara
bendera di Taman Surya.
Dalam acara ini hadir seluruh
Kepala Dinas, Camat, Lurah,
Muspida Kota Surabaya, dan puluhan
veteran. Pada upacara
Hari Pahlawan dibacakan pesan
dari pahlawan oleh Ibu Lurah
Manukan Kulon, dan Staf Badan
Perlindungan Masyarakat Kota
Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Bambang
DH mengatakan nilai hari
pahlawan harus sinergi dengan
peningkatan Sumber Daya Manusia
(SDM) kesejahteraan
masyarakat. “Era Otonomi
Daerah Kota Surabaya sudah
melakukan beberapa pelatihan
yang diberikan yang bekerjasama
dengan perusahaan di
Surabaya,” ujar Bambang DH
ditemui usai upacara.
Pemkot Surabaya juga memberikan
penghargaan pada 11
orang veteran, 9 orang warga
Kota yang sudah memberikan
sumbangsih pada Kota Surabaya.
Serta pemberian hadiah lomba
foto Cross Culture Festival 2009,
lomba foto Surabaya Juang, dan
lomba karya tulis pelajar tentang
hari pahlawan.
Lomba foto Cross Culture
Festival 2009 dimenangkan,
Soedjianto Gunawan, judul foto
Tarian Api, sedangkan lomba
foto Surabaya Juang dimenangkan,
Hery Sugiono, judul
Demi Merah Putih. Masing-masing
mendapatkan uang sebesar 5
juta rupiah. Untuk lomba karya
tulis pelajar hari Pahlawan dimenangkan,
Niken Kurniasih dari
SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.
3.000 Prajurit Marinir Terjun
ke Kali Surabaya
Dalam rangka memperingati
HUT Korps Marinir ke 64 tahun
2009, Kepala Staf Pasmar-1
Kolonel Marinir L.W Supit
mewakili Komandan Pasmar-1
Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra,
secara resmi membuka
kegiatan Program Kali Bersih, dilapangan
bola Karangpilang,
Surabaya, Minggu, (08/11).
Kegiatan program kali bersih
ini merupakan refleksi kesadaran
dan tanggung jawab
akan panggilan tugas dan kewajiban
Korps Marinir TNI AL
bersama seluruh lapisan
masyarakat kota Surabaya,
untuk berusaha memberikan
pengabdian kepada bangsa dan
Negara sekaligus sebagai manifestasi
dan solidaritas sosial
yang mencerminkan rasa kebersamaan
dan kekeluargaan agar
senantiasa melekat dalam kultur
bangsa Indonesia.
Kegiatan ini, melibatkan kurang
lebih 3.000 prajurit Marinir
wilayah Surabaya dibantu personel
dari Pemerintah Kota
Surabaya dan masyarakat disekitar
Kali Surabaya.
Bersih-bersih Kali Surabaya
tersebut juga dihadiri Komandan
Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) I
Wayan Mendra, Walikota
Surabaya Bambang DH beserta
istrinya Dyah Katarina dan seluruh
pejabat dilingkungan Pasmar-
1. Mereka meninjau
langsung kegiatan bersih-bersih
Kali Surabaya dengan menggunakan
perahu milik Jasa Tirta.
Melalui program kali bersih
ini diharapkan bisa menjadi
dorongan dan motifasi kepada
masyarakat untuk memberdayakan
diri pada lingkungan
agar dapat hidup lebih sehat,
seperti diketahui bersama, Kali
Surabaya selain sebagai sarana
transportasi, airnya juga merupakan
bahan baku air minum
untuk seluruh warga Kota
Surabaya, sehingga kebersihannya
harus selalu dijaga.
Lokasi yang dibersihkan,
yakni mulai Jembatan Baru
Karangpilang sampai dengan
Pintu Air Gunungsari. Untuk
memperlancar kegiatan tersebut
Korps Marinir mengeluarkan 38
unit Perahu Karet, 2 buah Truck,
1 unit Backhoe Leader dan 2
unit Ambulan, sementara itu
dari Dinas Kebersihan Kota
Surabaya mengeluarkan 6 unit
truk sampah dan peralatan kebersihan
seperti cangkul, sabit,
keranjang dan ganco, dari Jasa
Tirta, 1 unit perahu VIP, 1 unit
perahu kayu nelayan dan 1 unit
Perahu Karet kecil. (*)
LOGIN
