Kota Surabaya meraih Adipura 2009   Surabaya Goes Open Source, Wujudkan Surabaya Smart City   Kota Surabaya meraih juara umum PORPROV II Malang 

Profil

Bambang DH Bapak Pembangunan Kota Surabaya

 

Pembangunan Kota Surabaya selama dipimpin Bambang DH menjadi Walikota Surabaya mendapat perhatian serius dari warga Tengger Rejo, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo. Saking perhatiannya, warga Tengger langsung memberikan perhargaan pada Bambang DH sebagai ‘Bapak Pembangunan Kota Surabaya’ atas kinerjanya menjalankan roda pemerintahan Kota Surabaya.
Lurah Kandangan R Sutrisno Herman mengaku pemberian gelar pada Bambang DH ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, jasanya memimpin Surabaya sangat besar. Kawasan pinggiran yang selama ini selalu dianaktirikan oleh pemerintah sebelumnya, saat ini justru mendapat perhatian serius. Ia mencontohkan, proyek paving jalan, penerangan jalan umum (PJU) hingga pembuatan saluran air. “Dulu, kita tidak pernah diperhatikan. Maklum, tempat tinggal kita memang jauh dari pusat pemerintahan. Jadi wajar kalau tidak ada yang peduli. Tapi sekarang justru sebaliknya,” kata Sutrisno ditemui Gapura setelah acara pemberian penghargaan pada Bambang DH, Minggu (7/2), di Jalan Tengger Raya II RT 02 RW 02.
Menurut Sutrisno, pemerintahan yang baik harusnya tidak melihat letak wilayah. Baik yang di kawasan pinggiran maupun di pusat. Meski secara geografis letak lokasi antara kawasan pinggiran dengan pusat pemerintahan memang berada jauh. “Pemberian penghargaan ini telah mendapat persetujuan dari para tokoh masyarakat dan lurah se Surabaya Barat,” jelas Sutrisno Kepada Gapura.
Karena itulah, Sutrisno bersama warga Kandangan sepakat memberikan gelar ‘Bapak Pembangunan Kota Surabaya’ pada Bambang DH. Bahkan, warga setempat juga berharap pada Calon Walikota (Cawali) yang nantinya menggantikan Bambang, bisa melanjutkan program pemerintahan saat ini. “Bukan hanya di pusat. Kawasan pinggiran juga harus diperhatikan. Seperti kawasan Benowo, Lakarsantri, Karangpilang dan kawasan pinggiran lainnya,” harapnya.
Sementara itu, Walikota Surabaya Bambang DH ikut terharu setelah mendapat penghargaan dari warga Tengger Rejo Kelurahan Kandangan Kecamatan Benowo. Apalagi pada saat warga mengalungkan rangkaian bunga sebagai awal penganugerahan gelar tersebut. “Saya tidak bisa bicara apa-apa. Hanya terima kasih atas perhargaan dan apa pun yang diberikan warga pada saya. Lagipula ini dari warga, jadi tidak masalah. Tidak ada SK-nya lagi,” kata Bambang.
Selain mendapatkan penghargaan Bambang DH juga meresmikan beberapa proyek pembangunan se-Kecama tan Benowo, Minggu (7/2) di jalan Tengger Raya II RT 02 RW 02 Kelurahan Kandangan. Peresmian proyek tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Bambang DH. Selain peresmian beberapa proyek Pemerintah Kota Surabaya seperti pemasangan penerangan jalan umum (PJU), saluran air PDAM, pavingisasi dan lain-lain.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Surabaya, Bambang DH menyampaikan apresiasinya kepada warga kandangan yang mengusulkan ide untuk mendidrikan SMK yang rencananya akan berdiri di tanah seluas 3 Ha dan boosem di tengah-tengah perkampungan seluas 2 Ha. Walikota juga menghimbau kepada warga agar terus mendukung program PemerintahKota dalam mewujudkan kampung aman yang saat ini masih diikuti 3 RW. “Saya harap untuk mewujudkan lingkungan sekitar kita agar aman jangan hanya mengandalkan kepolisian, tetapi sepatutnya kita juga turut membantu untuk mewujudkan lingkungan yang aman,” harapnya.
Bambang juga memaparkan rencana Pemkot untuk mengembangkan wilayah barat seperti pembangunan proyek lingkar dalam barat selain pembangunan rumah sakit Bhakti Dharma Husada yang terletak di jalan Kendung. Menurut Bambang Proyek lingkar dalam barat tersebut merupakan lanjutan dari pembuatan lingkar dalam timur yang merupakan akses dari bandar udara Juanda ke pelabuhan Tanjung Perak. “Saya telah mengajukan nama untuk jalan baru tersebut, agar Surabaya yang notabene adalah kota Pahlawan juga memiliki jalan-jalan yang bernamakan pahlawan. Lingkar Dalam Timur saya usulkan diberi nama Ir. Soekarno dan Lingkar Dalam Bbarat saya usulkan diberi nama Bung Hatta,” paparnya. Untuk memecah kemacetan dan menanggulangi banjir Pemkot Surabaya juga merencanakan untuk melanjutkan pembangunan pembuatan saluran air melalui box culvert tahap ke II. (rz)

RSUD Dr. Sutomo - 031-5501078 RS Islam Surabaya - 031-8471877 RS Dr Soewandhie - 031-3725905 PDAM - 031-5039373 PMK Kenjeran - 031-3736559 PMK Pasar Turi - 031-3534738 PMK Perak - 031-3291760 PMK Rungkut - 031-8411113 PMK Wiyung - 031-7523687 RS Haji - 031-5947760
©2009 Webmaster