Arsip Berita
Unit Layanan Pengadaan Pemkot Sdh Proses Pengadaan
03 Mei 2009
- Edisi: 1
Rubrik: Program Kota -
SKPD:
MENEMPATI gedung baru di jalan Sedap Malam Surabaya. Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Surabaya langsung bekerja ekstra cepat, memproses pengadaan lelang untuk tahun 2009. Unit yang terbentuk sejak tahun 2003 ini merupakan ‘saudara kandung’ e-procurement Bina Program. Dikoordinatori oleh Noer Oemarjati S.Sos,M.Si, ULP tercatat sebagai unit yang cukup produktif dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Pendirian ULP dilatarbelakangi oleh pengadaan barang dan jasa yang awalnya dilakukan di masing-masing SKPD. Minimnya pegawai yang memiliki sertifikasi barang jasa di masing- masing dinas membuat ULP perlu segera dibentuk untuk menyeragamkan petugas yang tersertifikasi. Seiring dengan gebrakan yang dilakukan oleh Pemkot terutama dalam hal pengadaan barang dan jasa. Tahun 2003 Unit Layanan Pengadaan resmi dibentuk. Dengan berdirinya ULP otomatis petugas atau pegawai yang melayani pengadaan memiliki standarisasi sendiri. Mereka semua sudah mengantongi sertifikat pengadaan barang dan jasa. Selain untuk menstandarkan kemampuan masing-masing pegawai, ULP didirikan sebagai sebuah bentuk upaya untuk memberantas KKN. Pengadaan barang dan jasa, seperti lazim diberitakan, sering dikaitkan dengan proses yang berbau kolusi, korupsi dan nepotisme. Demi memberantas hal-hal itu, ULP bertekad untuk melakukan proses pelelangan secara bersih dan terbuka. “Kami sadar kami adalah garda terdepan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Tapi sejak awal saya sebagai koordinator ULP sudah mengedepankan gerakan anti KKN,” tegas Ning Noer. Aura anti KKN ini sudah terasa sejak memasuki lobby kantor ini. Di dinding sebelah kiri terpampang jelas papan bertuliskan ‘Proses Pelelangan Pada ULP Dibiayai oleh Pemerintah Kota Surabaya. Peserta Lelang Dilarang Memberikan Dana Kepada Panitia Pengadaan (GTP)’. Penjagaannya pun cukup ketat. Seorang security siap menyambut siapa pun tamu yang masuk ke kantor ULP. “Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengatakan tidak pada KKN. Dari pintu masuk saja, para peserta lelang sudah diingatkan agar mereka tidak main-main dengan memberikan dan tambahan pada GTP. Sebab pemkot sudah membiayai seluruh proses pelelangan dan panitia sudah mendapat honor dari pemkot,” ungkap Ning Noer. Dengan demikian setiap peserta lelang harus siap dengan persaingan. Terkait dengan dana pengadaan ini, tahun ini ULP bisa menghemat biaya pemkot hingga Rp 80 milyar. Dari dana yang disediakan sebanyak Rp 340 milyar untuk paketpaket pengadaan selama 2008, ULP berhasil menyisakan sisa hasil lelang sebanyak Rp 80 milyar. Ini tentu menguntungkan, karena sisa hasil lelang ini masuk ke kas daerah. Di ULP, ada tujuh GTP atau gugus tugas pengadaan yang masing- masing gugus terdiri dari lima personil. Semua panitia pengadaan wajib memiliki sertifikasi pengadaan barang dan jasa. Untuk ketua minimal memenuhi kualifikasi sertifikat minimal tingkat L4. Sedangkan sekretaris minimal L2, bahkan kalau bisa L4. Masing-masing gugus memiliki jobdis sendiri-sendiri ada pos pengadaan barang, ada juga pos jasa konsultan. Selama tahun 2008 ini, ULP telah menyelesaikan 960 paket baru. Untuk memilih peserta lelang yang layak menjadi pemenang, setiap perusahaan yang menjadi peserta lelang wajib memenuhi syarat pasca kualifikasi. Untuk peserta lelang yang menawarkan pengadaan barang, ULP menentukan tiga tahapan pemeriksaan. Yaitu pengecekan teknis, harga baru kemudian dilihat kualifikasinya. Setelah itu baru ditentukan siapa yang akan menjadi pemenang lelang. Ini berbeda untuk jasa konsultan. Untuk jasa konsultan penilaian dilakukan sejak awal. Mereka harus bisa melalui pengecekan kualifikasi baru diperbolehkan melakukan penawaran. Kinerja ULP cukup produktif. Hal ini diakui oleh Ning Noer, bulan ini ULP sudah mempersiapkan diri untuk melakukan proses pelelangan. Berbeda dengan pemda-pemda di seluruh Indonesia, Pemkot Surabaya termasuk paling cepat memproses pengadaan. Untuk pengadaan tahun 2009, mulai Desember 2008, ULP sudah melakukan persiapan pendaftaran peserta lelang. Untuk putaran pertama ada 61 paket yang akan dilelang, mulai dibuka pendaftaran sejak tanggal 11 Desember. Buka sampulnya akan dilakukan tanggal 19 Desember dan 22 Desember 2008. Sedangkan untuk putaran kedua, akan diumumkan tanggal 22 Desember dengan 200 paket dan buka sampul diadakan pada tanggal 6 hingga 7 Januari 2009. Proses pengadaan yang lebih cepat dibanding pemda-pemda lain ini sudah sesuai dengan edaran Bappenas yang ditindak lanjuti oleh surat edaran Sekda. “Dasarnya adalah Keppres no 80 tahun 2003 dan Peraturan Presiden no 95 tahu 2007, Walikota menginstruksikan agar dilaksanakan lebih cepat, sehingga Bulan Januari mendatang bisa langsung jalan,”jelas Ning Noer. Untuk lift pemkot yang rusak, ULP juga merencanakan untuk memasukkan dalam lelang putaran kedua. Ketika ditanya, mengapa lift tidak dimasukkan dalam PAK, Ning Noer menjawab hal itu tidak bisa dilakukan. Berdasarkan Peraturan Menteri no 59 tahun 2007 penggunaan anggaran tidak boleh melewati tahun berjalan kecuali jika ada faktor force major, misalnya bencana alam. Jika perbaikan lift dipaksakan lewat PAK, tidak efektif. Perbaikan lift membutuhkan waktu setidaknya tiga bulan, sehingga jika di PAK, pasti melewati masa tahun berjalan. “Dan itu tidak diperbolehkan. Akhirnya kita mengundurkan sampai anggaran 2009. Januari nanti insya Allah sudah masuk putaran dua, sudah buka sampul. Sehingga jika tidak ada pengulangan, akan segera diperbaiki,”jelas Ning Noer. Untuk tahun 2009 nanti, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan 1150 paket pelelangan. Diharapkan dengan proses yang lebih cepat, akhir November 2009 semua pembangunan sudah selesai. “Dengan kita memilih start di Desember 2008,akan menghemat waktu terutama untuk proses lelang yang membutuhkan waktu lama misal delapan bulan. Sehingga sebelum 2009 berakhir semua proses pembangunan di kota Surabaya sudah selesai,”ungkapnya. Untuk rencana prosyek pembangunan, selain merencanakan untuk melakukan perbaikan lift, Pemkot juga berencana untuk membangun box culvert di Banyuurip. Dua proyek besar tersebut masuk ke dalam proses lelang putaran dua. (wnd) []
LOGIN
